Khao Yai
Khao Yai

Menjelajahi Khao Yai, “Eropa Kecil” Tersembunyi di Jantung Thailand

Tierraverde – Thailand sering kali identik dengan kemeriahan jalanan Bangkok, kemegahan kuil-kuil di Chiang Mai, atau eksotisme pantai di Phuket. Namun, bagi mereka yang mendambakan udara sejuk, perbukitan hijau, dan nuansa arsitektur klasik Benua Biru tanpa harus terbang belasan jam ke Barat, ada sebuah permata tersembunyi yang menunggu untuk dijelajahi. Selamat datang di Khao Yai, sebuah destinasi yang dijuluki sebagai “Eropa Kecil” di jantung Thailand.

Terletak hanya sekitar 2,5 hingga 3 jam perjalanan darat dari hiruk-pikuk Bangkok, Khao Yai menawarkan pelarian sempurna. Di sini, Anda akan menemukan kebun anggur yang luas, desa-desa bergaya Italia, hingga kastel megah yang berdiri di antara taman bunga yang mekar sepanjang tahun.

Mengapa Khao Yai Disebut Sebagai “Eropa Kecil”?

Mengapa Khao Yai Disebut Sebagai Eropa Kecil
Mengapa Khao Yai Disebut Sebagai Eropa Kecil

Julukan “Eropa Kecil” bukan sekadar strategi pemasaran pariwisata. Begitu Anda memasuki kawasan ini, lanskap visualnya berubah drastis. Berbeda dengan Thailand pada umumnya yang didominasi arsitektur tradisional atau modernitas urban, Khao Yai dipenuhi dengan bangunan yang mengadopsi gaya arsitektur dari berbagai negara Eropa, terutama Italia, Prancis, dan Inggris.

Udara di Khao Yai cenderung lebih sejuk karena lokasinya yang berada di dataran tinggi dan dikelilingi oleh pegunungan serta hutan nasional. Hal ini memungkinkan tanaman-tanaman sub-tropis seperti anggur, stroberi, dan bunga matahari tumbuh dengan subur. Kombinasi antara iklim yang sejuk, perbukitan yang menyerupai lanskap Tuscany di Italia, dan bangunan-bangunan bertema Eropa inilah yang menciptakan ilusi seolah-olah Anda telah berpindah benua.

Destinasi Ikonik: Dari Tuscany ke Desa Inggris

Menjelajahi Khao Yai berarti siap untuk berpindah dari satu “negara” ke negara lain dalam waktu singkat. Berikut adalah beberapa destinasi wajib yang memperkuat nuansa Eropa di tempat ini:

Primo Piazza

Destinasi ini adalah replika sempurna dari desa di Tuscany, Italia. Dengan bangunan berbatu berwarna terakota, menara jam, dan alun-alun yang cantik, Primo Piazza menjadi surga bagi pecinta fotografi. Keunikan lainnya adalah keberadaan hewan-hewan lucu seperti Alpaqa, Merino, dan Donkey yang didatangkan langsung dari luar negeri untuk melengkapi suasana peternakan Eropa.

Thames Valley Khao Yai

Jika Primo Piazza membawa Anda ke Italia, Thames Valley membawa Anda ke pedesaan Inggris yang tenang. Terinspirasi dari daerah aliran sungai Thames, resor dan area publik di sini didesain dengan gaya English Countryside. Jembatan batu kecil, sungai buatan, dan taman-taman mawar yang rapi membuat siapa pun merasa sedang berada di Cotswolds.

Midwinter Green

Restoran ini tampak seperti kastel abad pertengahan yang megah. Dengan dominasi warna putih dan menara-menara tinggi, Midwinter Green menawarkan pengalaman makan malam yang mewah dengan pemandangan pegunungan. Di malam hari, lampu-lampu temaram dan arsitektur klasiknya memberikan kesan romantis yang sangat kuat.

Surga Kebun Anggur dan Budidaya Wine di Thailand

Salah satu aktivitas paling populer di Eropa adalah mengunjungi kebun anggur (winery), dan Khao Yai menghadirkan pengalaman tersebut dengan sangat autentik. Wilayah ini merupakan pusat produksi wine terbaik di Thailand.

PB Valley Khao Yai Winery adalah yang terbesar di kawasan ini. Pengunjung dapat mengikuti tur kebun anggur menggunakan tram, melihat proses fermentasi di dalam tong kayu besar, hingga melakukan sesi wine tasting. Jenis anggur seperti Shiraz, Tempranillo, dan Chenin Blanc tumbuh subur di sini. Bagi Anda yang tidak mengonsumsi alkohol, kebun ini juga memproduksi jus anggur segar yang sangat populer serta selai anggur buatan sendiri yang lezat. Makan siang di restoran terbuka sambil memandang hamparan tanaman anggur hijau adalah momen yang sulit dilupakan.

Keindahan Alam, Taman Nasional Khao Yai yang Megah

Keindahan Alam, Taman Nasional Khao Yai yang Megah
Keindahan Alam, Taman Nasional Khao Yai yang Megah

Meskipun terkenal dengan tema Eropanya, kita tidak boleh melupakan bahwa Khao Yai juga merupakan rumah bagi Taman Nasional Khao Yai Thailand, yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO. Taman nasional tertua di Thailand ini menawarkan sisi “liar” yang menyeimbangkan kemewahan resor-resor bertema Eropa.

Hutan hujan yang lebat, air terjun yang menjulang tinggi, dan keragaman satwa liar menjadi daya tarik utama. Air terjun Haew Narok dan Haew Suwat (yang pernah menjadi lokasi syuting film The Beach yang dibintangi Leonardo DiCaprio) adalah spot yang wajib dikunjungi. Jika beruntung, saat melakukan night safari atau berkendara santai di jalur utama taman nasional, Anda bisa melihat gajah liar, rusa, hingga berbagai jenis burung eksotis. Ini adalah perpaduan unik di mana alam liar tropis bersanding dengan estetika Eropa yang anggun.

Taman Bunga dan Keajaiban Flora Musiman

Khao Yai adalah surga bagi pecinta bunga. Karena iklimnya yang stabil, banyak taman bunga berskala besar yang dikelola dengan sangat profesional.

  • The Bloom: Salah satu taman bunga terbesar di Thailand dengan latar belakang pegunungan yang dramatis. Terdapat berbagai instalasi seni yang tersebar di antara hamparan bunga warna-warni.

  • Hokkaido Flower Park: Meski namanya mengacu pada Jepang, penataan taman bunga lavender dan bunga matahari di sini sering kali mengingatkan pengunjung pada padang bunga di Provence, Prancis.

  • Khao Yai Flora Park: Menampilkan labirin bunga dan terowongan tanaman merambat yang sangat indah.

Waktu terbaik untuk mengunjungi taman-taman ini adalah saat musim dingin Thailand (November hingga Februari), di mana bunga-bunga bermekaran paling sempurna dan suhu udara bisa mencapai di bawah 15 derajat Celcius pada malam hari.

Pengalaman Menginap, Tidur di Kastel atau Tenda Mewah

Pengalaman Menginap, Tidur di Kastel atau Tenda Mewah
Pengalaman Menginap, Tidur di Kastel atau Tenda Mewah

Akomodasi di Khao Yai adalah bagian integral dari pengalaman wisata itu sendiri. Banyak hotel yang didesain secara tematik untuk mendukung suasana “Eropa Kecil”.

Ada hotel seperti My Ozone Khao Yai Thailand yang berbentuk kastel putih raksasa di tengah lapangan golf hijau yang luas, memberikan kesan seolah Anda adalah bangsawan Eropa. Di sisi lain, tren glamping (glamorous camping) juga berkembang pesat. Anda bisa menginap di tenda-tenda mewah yang dilengkapi fasilitas hotel bintang lima, sambil menikmati api unggun di bawah langit malam yang jernih—pengalaman yang sangat menyerupai gaya berkemah di kaki pegunungan Alpen.

Tips Perjalanan Menuju Khao Yai

Untuk memastikan perjalanan Anda ke Khao Yai berjalan lancar, berikut beberapa tips praktis yang bisa diikuti:

  1. Transportasi: Cara terbaik menuju Khao Yai adalah dengan menyewa mobil pribadi dari Bangkok atau menggunakan jasa sopir. Transportasi umum di dalam Khao Yai sendiri masih sangat terbatas, sehingga memiliki kendaraan pribadi sangat memudahkan untuk berpindah dari satu destinasi ke destinasi lainnya yang letaknya cukup berjauhan.

  2. Waktu Terbaik: November hingga awal Februari adalah waktu terbaik karena cuaca sejuk dan taman bunga sedang mekar-mekarnya. Hindari musim hujan jika Anda berencana banyak melakukan aktivitas luar ruangan.

  3. Durasi Kunjungan: Setidaknya sisihkan waktu 3 hari 2 malam untuk mengeksplorasi area kebun anggur, taman nasional, dan kafe-kafe tematik tanpa harus terburu-buru.

  4. Pakaian: Meskipun Thailand dikenal panas, bawalah jaket ringan atau kardigan karena suhu di Khao Yai saat pagi dan malam hari bisa cukup dingin, terutama di bulan Desember.

Destinasi Unik yang Menawarkan Dua Dunia

Khao Yai adalah bukti bahwa Thailand selalu memiliki kejutan di setiap sudutnya. Ia menawarkan harmoni yang aneh namun indah: di satu sisi Anda bisa merasakan kemewahan dan romantisme bergaya Eropa di kafe-kafe estetik dan kebun anggur, namun di sisi lain Anda tetap bisa merasakan keaslian alam tropis melalui taman nasionalnya.

Menjelajahi Khao Yai adalah tentang melambatkan ritme hidup, menghirup udara segar, dan menikmati estetika visual yang memanjakan mata. Baik Anda seorang fotografer, pasangan yang mencari lokasi romantis, atau keluarga yang ingin berwisata edukasi alam, “Eropa Kecil” ini akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *