Tierraverde – Brunei Darussalam mungkin dikenal dunia sebagai negara yang kaya akan minyak dan kemegahan istananya, namun bagi mereka yang mencari sisi lembut dari negara ini, ibu kota Bandar Seri Begawan menyimpan sebuah rahasia terbuka yang menyejukkan. Taman Mahkota Jubli Emas, yang juga dikenal sebagai Eco-Corridor Park, telah menjadi simbol baru bagi gaya hidup sehat dan ketenangan warga Brunei.
Terletak tepat di jantung kota dan berbatasan langsung dengan Sungai Brunei, taman ini bukan sekadar ruang terbuka hijau. Ia adalah sebuah oase yang memadukan keindahan arsitektur modern, penghormatan terhadap sejarah, dan kedekatan dengan alam. Mari kita telusuri lebih dalam mengapa tempat ini menjadi destinasi “healing” terbaik di Negeri Petrodollar.
Sejarah Singkat Taman Mahkota Jubli Emas, Kado Indah untuk Rakyat

Taman Mahkota Jubli Emas diresmikan pada tahun 2017 untuk memperingati 50 tahun takhta Sultan Haji Hassanal Bolkiah (Jubileum Emas). Proyek ini merupakan bagian dari revitalisasi besar-besaran di ibu kota untuk menciptakan kota yang lebih berkelanjutan dan ramah pejalan kaki.
Sebelum menjadi taman yang megah, area seluas 12 hektar ini merupakan bagian dari perluasan wilayah pinggiran sungai yang kurang tertata. Kini, lahan tersebut telah disulap menjadi ruang publik kelas dunia. Nama “Mahkota Jubli Emas” sendiri mencerminkan rasa syukur dan penghormatan rakyat kepada sang Sultan, menjadikannya bukan sekadar tempat wisata, melainkan landmark kebanggaan nasional.
Arsitektur dan Tata Ruang: Harmoni Modernitas dan Tradisi
Salah satu hal pertama yang akan memukau mata Anda saat menginjakkan kaki di sini adalah bagaimana taman ini dirancang dengan sangat presisi. Jalur pejalan kaki yang luas dan mulus membentang sepanjang tepian sungai, memberikan ruang yang sangat lega bagi para pengunjung.
Taman ini dirancang dengan konsep terbuka, memberikan pandangan tanpa batas ke arah Masjid Omar Ali Saifuddien, salah satu masjid terindah di Asia Tenggara. Kubah emas masjid tersebut tampak berkilau, kontras dengan langit biru dan hijaunya rerumputan taman. Di malam hari, lampu-lampu taman yang estetis mulai menyala, menciptakan suasana romantis dan menenangkan yang jarang ditemukan di kota-kota besar lainnya.
Menikmati “Healing” dengan Pemandangan Kampong Ayer
Salah satu daya tarik unik yang membuat Taman Mahkota Jubli Emas begitu istimewa untuk kegiatan “healing” adalah lokasinya yang berhadapan langsung dengan Kampong Ayer—desa air bersejarah yang telah ada selama berabad-abad.
Sambil duduk di bangku taman yang nyaman, Anda bisa menyaksikan perahu-perahu kayu (water taxi) berlalu lalang membelah sungai, meninggalkan riak-riak air yang menenangkan. Suara deru mesin perahu yang sayup-sayup, berpadu dengan kicauan burung, memberikan efek meditasi yang luar biasa. Di sini, waktu seolah berjalan lebih lambat. Anda bisa melepaskan penat dari rutinitas pekerjaan sambil menikmati angin sepoi-sepoi yang bertiup dari arah sungai.
Aktivitas Seru, Dari Olahraga Hingga Piknik Keluarga

Meskipun dikenal sebagai tempat yang tenang, Wisata Taman Mahkota Jubli Emas Brunei Darussalam juga sangat hidup dengan aktivitas warga. Pemerintah Brunei memang merancang tempat ini untuk mendorong gaya hidup sehat.
-
Jogging dan Bersepeda: Taman ini memiliki jalur sepanjang beberapa kilometer yang bebas dari kendaraan bermotor. Di pagi dan sore hari, Anda akan melihat banyak warga lokal berlari atau bersepeda di sini.
-
Piknik: Area rumput yang luas dan sangat terawat menjadi tempat favorit bagi keluarga untuk menggelar tikar dan menikmati bekal makanan. Anak-anak bisa berlarian dengan aman tanpa perlu khawatir akan lalu lintas.
-
Fotografi: Bagi para pemburu konten visual, setiap sudut taman ini sangat Instagrammable. Mulai dari jembatan pejalan kaki yang artistik hingga latar belakang Masjid Omar Ali Saifuddien yang legendaris.
Momen Emas: Menikmati Sunset di Tepi Sungai Brunei
Jika Anda hanya punya waktu singkat, pastikan Anda datang pada waktu ashar menjelang magrib. Taman Mahkota Jubli Emas adalah salah satu titik terbaik di Brunei untuk menikmati matahari terbenam (sunset).
Ketika matahari mulai turun, langit di atas Bandar Seri Begawan berubah warna menjadi gradasi oranye, ungu, dan merah muda. Pantulan cahaya matahari di atas permukaan Sungai Brunei menciptakan pemandangan yang magis. Pada saat ini, biasanya terdengar sayup-sayup suara azan dari masjid-masjid sekitar, menambah kedalaman suasana spiritual dan ketenangan batin. Banyak orang sengaja datang hanya untuk duduk diam dan menikmati momen transisi siang ke malam ini.
Aksesibilitas dan Fasilitas yang Memadai

Salah satu keunggulan Brunei Darussalam dalam mengelola ruang publik adalah kebersihan dan ketersediaan fasilitas. Taman Mahkota Jubli Emas dilengkapi dengan fasilitas yang sangat mumpuni:
-
Parkir yang Luas: Terletak di dekat pusat kota, mencari tempat parkir di sekitar taman tidaklah sulit.
-
Keamanan: Brunei dikenal sebagai negara yang sangat aman, dan taman ini dijaga serta dipantau dengan baik, sehingga pengunjung merasa nyaman bahkan saat berkunjung di malam hari.
-
Kebersihan: Hampir tidak ada sampah yang terlihat. Warga Brunei memiliki kesadaran tinggi untuk menjaga aset nasional mereka.
-
Dekat dengan Pusat Kuliner: Setelah lelah berjalan-jalan, Anda hanya perlu berjalan kaki sebentar menuju area Gadong atau pusat kota untuk menemukan berbagai kafe dan restoran lokal yang menyajikan makanan lezat.
Tips Berkunjung untuk Wisatawan
Agar pengalaman “healing” Anda di Taman Mahkota Jubli Emas maksimal, ada beberapa tips yang bisa diikuti:
-
Gunakan Pakaian Sopan: Mengingat Brunei adalah negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dan taman ini berada dekat dengan area masjid, gunakanlah pakaian yang sopan sebagai bentuk penghormatan.
-
Datang di Pagi atau Sore: Cuaca di Brunei bisa sangat terik di siang hari. Waktu terbaik adalah sebelum jam 9 pagi atau setelah jam 4 sore.
-
Bawa Minum Sendiri: Meskipun ada penjual makanan di sekitar, membawa botol minum sendiri akan lebih praktis saat Anda sedang asyik berjalan mengitari koridor taman yang panjang.
-
Matikan Gadget Sejenak: Cobalah untuk tidak terus-menerus menatap layar ponsel. Nikmati pemandangan Kampong Ayer dan arsitektur masjid dengan mata kepala sendiri untuk merasakan efek “healing” yang sesungguhnya.
Jantung Hijau yang Menenangkan
Taman Mahkota Jubli Emas adalah bukti bahwa kemajuan sebuah kota tidak harus mengorbankan ruang bagi jiwa untuk beristirahat. Di tengah perkembangan zaman, Brunei berhasil menciptakan sebuah tempat di mana sejarah, agama, alam, dan modernitas hidup berdampingan secara harmonis.
Bagi warga lokal, taman ini adalah tempat melepas lelah setelah bekerja. Bagi wisatawan, taman ini adalah gerbang untuk memahami karakter Brunei yang tenang, bersahaja, namun tetap megah. Jika Anda sedang berada di Bandar Seri Begawan dan merasa butuh waktu untuk bernapas sejenak, melangkahlah ke Taman Mahkota Jubli Emas. Biarkan angin sungai dan keindahan masjid memulihkan energi Anda.
